Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Akademik Universitas Negeri Surabaya
Analisis Penggunaan Bahasa
Indonesia di Lingkungan Akademik Universitas Negeri Surabaya
Raka Dian Kurniawan, Fadil Hasan Al Rafli Edi Sudrajat,
Fadhil Ahmad Martino, Salsabilla Ainuha Bilkhizzakya, Arie Yuanita
Program Studi S1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas
Negeri Surabaya
Email : 24050874097@mhs.unesa.ac.id
24050874098@mhs.unesa.ac.id
24050874099@mhs.unesa.ac.id 24050874100@mhs.unesa.ac.id
![]()
Abstrak
Studi ini mengeksplorasi penggunaan bahasa Indonesia dalam
lingkungan akademik di Universitas Negeri Surabaya. Sebagai bahasa nasional dan
bahasa pengantar resmi, bahasa Indonesia memiliki peran yang signifikan di
dunia pendidikan, terutama di perguruan tinggi. Studi ini juga mengkaji
bagaimana bahasa tersebut digunakan dalam aktivitas akademik seperti
perkuliahan, seminar, dan diskusi ilmiah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi
seberapa efektif penggunaan bahasa di kalangan masyarakat sekitar. Studi ini
dilakukan menggunakan metodologi tindakan kualitatif, dengan fokus pada
analisis penggunaan kata yang salah serta proses riset yang membutuhkan
langkahlangkah rinci untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan bahwa bahasa
Indonesia secara umum digunakan dengan baik dalam kegiatan akademik. Namun, ada
beberapa hambatan, seperti pengaruh bahasa daerah dan bahasa asing, yang
terkadang mengganggu komunikasi. Selain itu,
studi ini menekankan pentingnya memperkuat pemakaian bahasa Indonesia
yang baik dan tepat untuk mempertahankan identitas nasional dan kualitas
komunikasi ilmiah yang dapat dicapai melalui peningkatan literasi bahasa.
Kata kunci : Penggunaan Bahasa Indonesa,
Universitas Negeri Surabaya, Bahan Pembelajaran
![]()
1. PENDAHULUAN
Bahasa
Indonesia sangat penting untuk mempertahankan identitas bangsa dan untuk
berkomunikasi secara resmi dalam berbagai bidang, termasuk bidang akademik.
Dalam tingkat pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi bahasa tersebut
digunakan sebagai bahasa utama . Bahasa Indonesia menjadi bahasa utama dalam
pendidikan tinggi, seperti Universitas Negeri Surabaya, untuk belajar,
melakukan penelitian, dan berkomunikasi secara ilmiah.
Penggunaan bahasa Indonesia di
institusi pendidikan tidak hanya penting untuk menjamin bahwa siswa dan guru
memahami satu sama lain, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan pengetahuan
lokal.
Bahasa
Indonesia harus menjadi bahasa pengantar dalam pendidikan nasional, menurut
Pasal 25 UndangUndang Republik Indonesia No.24 Tahun 2009, “tentang Bendera,
Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Ini meningkatkan posisi bahasa Indonesia di
dunia akademik, terutama dalam proses pembelajaran, publikasi akademik, dan
diskusi akademik. Meskipun demikian, masalah terus muncul dalam praktiknya,
seperti pengaruh kuat bahasa asing pada literatur ilmiah dan kecenderungan
beberapa akademisi untuk menggunakan bahasa asing.
Studi ini bertujuan untuk mengamati
bagaimana penggunaan bahasa Indonesia digunakan dengan benar sesuai kaidah
bahasa yang berada di lingkungan
Universitas Negeri Surabaya dan bagaimana mereka patuh pada kebijakan
penggunaan bahasa nasional yang ada di undang-undang. Studi ini diharapkan akan
menyampaikan pemahaman yang lebih baik tentang cara kebijakan bahasa digunakan
di institusi pendidikan tinggi maupun masyarakat
sekitar dan membantu memperkuat posisi bahasa Indonesia di dunia akademik.
2. METODE
Studi ini menggunakan pendekatan tindakan kualitatif,
dengan fokus pada analisis penggunaan kata yang salah pada poster atau spanduk
di sekitar lingkungan kampus. Proses riset ini melibatkan pengumpulan data dari
poster atau spanduk fisik yang dipasang di berbagai lokasi sekitas kampus.
Langkah-langkah rinci adalah sebagai berikut:
1). Subjek
Penelitian Poster atau spanduk yang dipasang di sekitar kampus.
2). Instrumen Penelitian -Smartphone
untuk mendokumentasikan spanduk maupun poster.
-PUEBI
dan KBBI sebagai referensi untuk menganalisis
kesalahan penggunaan kata.
3).
Pengumpulan Data
-Peneliti mengumpulkan foto-foto spanduk maupun poster yang
ditemukan di sekitar kampus.
-Data terkait konteks penempatan spanduk juga dikumpulkan
untuk memahami relevansi pesan yang disampaikan.
4).
Analisis Data
-Melakukan identifikasi kesalahan kata pada spanduk atau
foto yang sudah didokumentasikan. -Setiap kesalahan dibandingkan dengan
referensi yang ada dalam PUEBI dan KBBI untuk menilai sejauh mana penyimpangan
dari penggunaan bahasa yang tepat.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1. Hasil
Studi ini
bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji kesalahan pemakaian bahasa
Indonesia yang ada di sekitar lingkungan Universitas Negeri Surabaya. Kesalahan
yang ditemukan berupa ejaan, kalimat, dan bahasa.
Kesalahan - kesalahan yang ditemukan
akan dijabarkan kesalahannya serta dijelaskan letak kesalahan-kesalahan pada
penggunaan kata maupun kalimat sebagai contohnya sebagai berikut.
3.1.1. Kesalahan Ejaan Contoh temuan :
1. Copy Super Besar
2. Peralatan
Olah Raga
3. Fotocopy
4. Bakso
Solo & Mie Ayam
5. Drg. Nurfajrina Malahati
6. Apotik Dharma
3.2. Pembahasan
Disini akan membahas kesalahan– kesalahan penulisan dalam contoh
temuan kesalahan kata maupun kalimat yang ada pada bagian hasil penelitian. 1. Copy
Super Besar Kesalahan yang
ada pada kalimat ini adalah pada kata “Copy” yang menggunakan bahasa Inggris
sedangkan kata lainnya menggunakan bahasa
Indonesia. 2. Peralatan Olah Raga Pada kata ini kesalahan terletak pada ejaan Olah Raga yang seharusnya di gabung
“Olahraga”. Karena pada KBBI terbaru, kata olahraga itu digabung tidak
dipisahkan. 3. Fotocopy
Letak kesalahannya ada pada penggunaan 2 bahasa pada satu kata
“Foto” merupakan bahasa Indonesia,
sedangkan “copy” adalah bahasa Inggris sehingga kurang elok untuk dipadukan
bersama dan tidak sesuai dengan KBBI.
4. Bakso Solo & Mie Ayam Mungkin sekilas kata tersebut terlihat baik – baik saja,
namun pada KBBI kata “mie” merupakan
kata tidak baku dan seharusnya “mi”. Tetapi hal ini sering terjadi karena
minimnya literasi tentang penggunaan kata pada kata “mi”. 5. Drg.
Nurfajrina Malahati Kesalahan ditunjukkan pada huruf “D” yang ditulis kapital “Drg.”
seharusnya tidak menggunakan huruf kapital pada huruf d, tetapi ditulis huruf
kecil semua
4. DOKUMENTASI
“drg.” Peraturan penggunaan gelar ini ada pada UU no. 12
Tahun 2012 pasal 26.
6. Apotik
Dharma Pada kasus ini juga
hampir sama dengan penggunaan kata “mie” yang sudah menjadi umum dikalangan
masyarakat. Kata yang benar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah
"apotek", bukan
"apotik".


5. KESIMPULAN
Studi
ini menemukan bahwa meskipun penggunaan bahasa
Indonesia di Universitas Negeri Surabaya umumnya baik, masih terdapat
beberapa tantangan. Pengaruh bahasa daerah, bahasa asing, dan rendahnya
literasi terhadap kaidah bahasa mempengaruhi
efektivitas penggunaannya dalam aktivitas
akademik. Kesalahan umum seperti ejaan, diksi, pemborosan kata, dan
ketidaksesuaian dengan KBBI menunjukkan bahwa kesadaran dan ketelitian
dalam penggunaan bahasa Indonesia masih perlu ditingkatkan. Studi ini
menggarisbawahi pentingnya memperkuat pemakaian bahasa
Indonesia yang baik dan tepat untuk mempertahankan
identitas nasional dan kualitas komunikasi ilmiah yang dapat dicapai melalui
peningkatan literasi bahasa.
6.REFERENSI
Rahayu,
W. (2023). Penggunaan dan Pemaknaan Bahasa Indonesia pada Era Globalisasi: Globalisasi, Bahasa
Indonesia, Bahasa Asing. Jurnal
Penelitian
Multidisiplin, 2(1), 158-162.
Purnamasari, A., & Hartono,
W. J. (2023). Pentingnya penggunaan bahasa indonesia di perguruan tinggi. Jotika Journal in Education, 2(2), 57-64.
Mahendra, Y., Apriza, B., &
Rohmani, R. (2022). Analisis Penggunaan Bahasa Ibu dalam Proses Pembelajaran
dan Pergaulan Lingkungan Siswa. Jurnal
Basicedu, 6(1), 700-708.
Kartini, K. (2021). Pergeseran
Penggunaan Bahasa Indonesia Pada Saat Proses Pembelajaran di Kalangan
Mahasiswa: Analisis Bahasa Prokem. Indonesian
Journal of Learning Studies (IJLS), 1(3),
223-228.
Syahputra, E., Lubis, R. F. Y., & Tanjung,
R. R. (2022). Penggunaan bahasa Indonesia baku di kalangan mahasiswa. Jurnal
Pendidikan Tambusai, 6(2), 12883-12887.
Komentar
Posting Komentar